Astaghfirullah!
Mengevaluasi jalannya pernikahan. Mengembalikan mindset kita tentang tujuan menikah. Mengingatkan kembali pondasi pernikahan berupa kasih sayang. Mendamaikan hati. Mensyukuri hidup berpasangan. Mewujudkan rasa rida, syukur dan positif thinking atas qoda Allah yang kita jalani sebagai istri. Menapa hati lebih sakinah.
Menyelesaikan problem rumah tangga yang muncul karena perbedaan kodrati suami yang notabene pria dengan istri yang notabene wanita. Seperti istri yang cekatan vs suami yang lamban. Istri yang multitasking vs suami yang fokus satu hal.
Diajarkan skill khusus agar istri mampu menghadapi karakter unik suami. Bahkan diajarkan skill untuk suami, bagaimana memperlakukan istri. Dengan demikian tidak akan terjadi pertengkaran hanya karena masalah beda cara antara pria dan wanita.
Kebanyakan suami istri berpikir, hubungan cinta akan terjadi secara alami, “ah, nanti juga bisa.” Akhirnya sama sekali merasa tidak perlu belajar skill bercinta. Akibatnya, buta arah dan tak bisa memuaskan pasangan.
Di sini dibahas pentingnya pemenuhan nafkah batin, tata cara hubungan intim yang sesuai syariat Islam, serta trik menjadi istri yang bahagia dalam hubungan yang romantis
Sumber stres terbesar istri adalah kekhawatiran finansial. Menikah sekian tahun, tapi nafkah tetap pas-pasan. Ujian ekonomi pun kerap mengguncang bangunan rumah tangga.
Di sinilah diuraikan, bagaimana mengubah mindset istri agar tidak cemas tentang rezeki. Skill agar bisa mendukung suami saat nafkahnya melemah. Sanggup berjuang berdua untuk memperbaiki ekonomi keluarga. Siap mental menghadapi ujian finansial
Modul ini memberikan bekal mindset yang tepat tentang makna persahabatan yang lengket antara suami dan istri. Ada skill khusus, apa yang harus kita berikan kepada pasangan. Bahkan, pasutri diajarkan agar berlomba-lomba memberikan yang terbaik, tanpa menguras biaya dan tenaga. Cara yang sangat murah dan mudah, namun berefek dahsyat dalam melekatkan hubungan suami istri.
Kegagalan komunikasi menjadi salah satu penyebab utama gagalnya relasi suami istri. Suami tidak paham gaya komunikasi wanita. Istri tidak paham gaya komunikasi pria. Akibatnya sering misskomunikasi.
Di sini dipecahkan akar masalahnya. Dibahas sangat detail dan teknis, bagaimana membangun komunikasi yang cair antara suami dan istri.
Saat awal menikah, fase madu berduaan dengan pasangan terasa begitu indah. Saat fase repot, anak-anak hadir, kebahagiaan berubah fokus ke anak. Waktu berduaan terasa hilang.
Di modul inilah diberikan bekal, mindset yang tepat, kapan harus berduaan dan bagaimana trik membangun couple time. Insya Allah keduanya bahagia menjalani peran.
Modul ini mengupas tuntas, bagaimana cara menjalani hidup dengan enteng. Menjadikan ujian rumah tangga ringan dilewati. Membangun mental pahlawan dan bukan mental korban.
Melewati ujian dan kerepotan rumah tangga dengan konsep skala prioritas sesuai aturan Islam. Menjadikan diri memiliki kendali hidup tetap waras dan happy.
Sertifikat
Rekaman yang dapat diulang-ulang
Ilmu yang bermanfaat
Group private
Kamu hanya cukup bayar
*Kelas berlangsung selama 8X pertemuan via Zoom
*Masing-masing berlangsung selama 2 jam
*Bebas bertanya dan merespons modul kapan saja tanpa dibatasi waktu saat kelas berlangsung
Pernikahan akan menjadi bahagia atau derita, Anda sendiri yang harus memperjuangkannya bersama pasangan. Namun kodrat laki-laki, biasanya gengsi mengikuti konseling pernikahan, tak ada salahnya istri yang memperbaiki terlebih dahulu. Terbukti, ketika istri mengubah gaya interaksinya dengan pasangan, akhirnya para suami ikut terbawa dalam perubahan yang baik.
Jika ada masalah dalam rumah tangga, masalahnya yang dihilangkan, bukan rumah tangganya yang dirobohkan.













